PONOROGO 27 Agustus 2026 – MAN 1 Ponorogo menggelar seminar parenting dengan tema “Membangun Kepercayaan Diri dan Mental Tangguh Anak di Era Teknologi Digital” pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata madrasah dalam memperkuat sinergi antara orang tua, peserta didik, dan madrasah dalam menghadapi tantangan pendidikan di tengah perkembangan teknologi digital.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, H. Mohammad Tohari, S.Ag., M.H. Dalam kesempatan tersebut, beliau secara resmi membuka kegiatan seminar parenting MAN 1 Ponorogo sekaligus memberikan apresiasi terhadap langkah madrasah yang responsif dalam menjawab berbagai persoalan pendidikan dan pengasuhan anak di era modern.
Dalam sambutannya, H. Mohammad Tohari menyampaikan bahwa pendidikan saat ini tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga harus memperhatikan pembentukan karakter, kepedulian sosial, serta ketahanan mental peserta didik. Menurutnya, kegiatan parenting menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara madrasah dan orang tua dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang unggul, ramah, dan terintegrasi.
Seminar tersebut menghadirkan narasumber utama Dr. Mufarrihul Hazin, S.Pd., M.Pd., M.Ht., M.NLP., CI., pakar pendidikan dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa anak tidak hanya membutuhkan fasilitas teknologi, tetapi juga membutuhkan pendampingan emosional yang kuat dari keluarga.
“Anak-anak tidak hanya membutuhkan fasilitas digital, tetapi juga pendampingan emosional yang kokoh agar mereka tidak kehilangan kepercayaan diri saat berhadapan dengan dunia maya,” ungkap Dr. Mufarrihul Hazin.
Menurutnya, peran orang tua sangat penting dalam membangun karakter dan ketahanan mental anak. Orang tua tidak cukup hanya mengawasi penggunaan teknologi, tetapi juga perlu hadir sebagai pendamping yang mampu memberikan dukungan, komunikasi positif, serta rasa aman bagi anak.
Selain seminar parenting, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan Forum Paguyuban MAN 1 Ponorogo Periode 2026–2028. Forum tersebut menjadi wadah kerja sama antara madrasah dan wali murid dalam mendukung berbagai program pendidikan serta perkembangan peserta didik.
Rangkaian kegiatan juga ditandai dengan Deklarasi Pembatasan Gadget sebagai bentuk komitmen bersama antara orang tua dan siswa. Dalam deklarasi tersebut disepakati pembatasan penggunaan gawai setiap hari pada pukul 18.00–19.30 WIB sebagai “Waktu Bersama Keluarga” untuk memperkuat komunikasi, mendampingi belajar, beribadah, dan membangun kedekatan keluarga tanpa gangguan layar digital.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Ponorogo berharap tercipta lingkungan pendidikan yang seimbang, di mana teknologi dapat dimanfaatkan secara bijak tanpa mengurangi nilai karakter, kepercayaan diri, dan hubungan harmonis antara anak dengan keluarga.
Dengan sinergi antara madrasah dan orang tua, MAN 1 Ponorogo terus berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki mental tangguh, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.