< Kembali



Tingkatkan Tata Kelola Arsip, MAN 1 Ponorogo Gelar Pelatihan SRIKANDI


Ponorogo, 25 Februari 2026 – MAN 1 Ponorogo menunjukkan komitmennya dalam transformasi digital lingkungan madrasah dengan menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi Tata Kelola Persuratan Berbasis Digital melalui Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI). Acara yang berlangsung pada Rabu, 25 Februari 2026 ini menghadirkan Tim Arsiparis dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo sebagai narasumber utama. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan MAN 1 Ponorogo dengan antusiasme tinggi.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Ponorogo, Dr. Nuurun Nahdliyyah K.Y., S.Pd., M.Pd. menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis madrasah dalam mewujudkan revitalisasi tata kelola persuratan. Menurutnya, peralihan dari sistem manual ke sistem digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan di era modern. "Ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam mengimplementasikan Asta Protas Menteri Agama, khususnya yang berkaitan dengan digitalisasi sistem pelayanan dan tata kelola madrasah," ujar beliau di hadapan para peserta.

Para narasumber dari Tim Arsiparis Kemenag Kabupaten Ponorogo memaparkan secara detail mengenai peran vital digitalisasi dalam kearsipan lembaga pendidikan. Mereka menjelaskan bahwa penerapan SRIKANDI tidak hanya mempermudah pencarian dan penyimpanan dokumen, tetapi juga menjamin keamanan, keutuhan, dan keaslian arsip. Digitalisasi mencegah risiko kerusakan atau kehilangan dokumen fisik akibat bencana atau waktu, serta memastikan arsip dapat diakses kapan saja dan di mana saja secara cepat dan akurat.

Banyak manfaat konkret yang akan diperoleh MAN 1 Ponorogo dengan mengadopsi sistem SRIKANDI. Manfaat tersebut mencakup peningkatan efisiensi waktu dalam pengelolaan surat-menyurat, transparansi alur dokumen, serta penghematan biaya operasional yang selama ini digunakan untuk kertas dan tempat penyimpanan arsip fisik. Selain itu, sistem ini juga mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih ramah lingkungan (green office) dan akuntabel dalam pelaporan.

Kepala MAN 1 Ponorogo berharap agar seluruh civitas akademika dapat segera beradaptasi dan memanfaatkan sistem SRIKANDI secara optimal. "Harapan kami, dengan implementasi sistem ini, tata kelola di MAN 1 Ponorogo semakin profesional, transparan, dan efisien. Kami ingin MAN 1 Ponorogo menjadi percontohan dalam penerapan digitalisasi tata kelola persuratan yang terintegrasi di lingkungan madrasah," pungkas beliau.

Sal webman1po
5 min read