Ponorogo, 21 Agustus 2025 – MAN 1 Ponorogo sukses menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan ulang tahun Republik Indonesia yang ke-80. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam dua hari, yakni pada tanggal 20 dan 21 Agustus 2025. Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai lomba yang memadukan semangat kebangsaan, kreativitas dan kekompakan seluruh warga madrasah.
Kemeriahan diawali dengan kegiatan jalan santai pada tanggal 20 Agustus yang diikuti secara antusias oleh seluruh siswa, guru, dan karyawan. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala MAN 1 Ponorogo, Bapak Agung Drajatmono, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa peringatan HUT RI bukan hanya sekadar seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat rasa persatuan, mencintai produk dalam negeri, dan meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan. "Lomba-lomba ini kita selenggarakan untuk mempererat silaturahmi, mengasah kreativitas, dan menumbuhkan jiwa sportivitas dalam bingkai kebersamaan," ujar beliau.
Setelah jalan santai, kegiatan dilanjutkan dengan lomba yang menguji intelektual dan artistik, yaitu lomba baca dan cipta puisi serta lomba mading 2D antarkelas. Lomba ini tidak hanya menantang kemampuan individu tetapi juga kerja sama tim dalam menyajikan informasi dan kreativitas visual. Secara paralel, juga dinilai lomba kebersihan kelas yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan sehat.
Keesokan harinya, Rabu 21 Agustus 2025, suasana madrasah semakin meriah dengan gelaran lomba-lomba permainan yang penuh keceriaan dan tantangan. Lomba volly air, estafet gelas, lempar air, bola pakai corong, dan lari pakai sarung menyita perhatian dan gelak tawa seluruh peserta. Lomba-lomba ini dirancang dengan tujuan membangun kekompakan tim, melatih ketangkasan, dan tentunya mengobarkan semangat kompetisi yang sehat diantara para siswa.
Keseruan pelaksanaan lomba terpancar dari raut wajah penuh semangat semua peserta. Sorak-sorai pendukung membahana di setiap sudut lapangan, terutama saat terjadi momen-momen lucu dalam lomba estafet gelas atau lari sarung yang banyak menjatuhkan peserta. Setiap keberhasilan dan kegagalan dirayakan bersama, karena yang utama adalah partisipasi dan kebahagiaan.
Sementara siswa berlomba, para Bapak/Ibu Guru dan Karyawan juga tidak kalah semangat mengikuti lomba menghias tumpeng yang dilaksanakan di aula MAN 1 Ponorogo. Lomba ini menyimbolkan rasa syukur atas kemerdekaan dan kekayaan kuliner nusantara. Kemeriahan lomba ini juga tampak pada keantusiasan Bapak Ibu guru dan karyawan selama lomba berlangsung. Dalam waktu satu jam para peserta harus sudah menyajikan tumpeng dalam tampilan yang unik, kreatif, dan menarik. Tidak hanya itu, penilaian lomba ini juga difokuskan pada cita rasa dan kesesuaian pakem dalam sajian tumpeng nasi kuning. Dewan juri yang berkompeten pun hadir untuk menilai, yaitu Ketua DWP Kemenag Kabupaten Ponorogo sekaligus istri Kankemenag, Ibu Kun Haniah Masruroh, beserta Ibu Ririn Hariwahyuni selaku waka kesiswaan, dan tentunya kepala MAN 1 Ponorogo, Bapak Agung Drajatmono, M.Pd.
Manfaat dari seluruh rangkaian kegiatan ini sangat terasa. Selain sebagai wadah untuk menyalurkan bakat dan minat, lomba-lomba ini juga efektif dalam melatih kemampuan bersosialisasi, memecahkan masalah secara kolektif, dan mengajarkan nilai-nilai sportivitas. Kerja sama dan solidaritas antarkelas pun terjalin dengan sangat natural melalui setiap perlombaan.
Pada akhirnya, seluruh rangkaian kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai kenangan manis. Kepala Madrasah berharap semangat kebersamaan, kreativitas, dan sportivitas yang terbangun selama perlombaan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam proses belajar mengajar maupun dalam pergaulan sosial. Semoga kegiatan ini menjadi pemantik untuk mencintai tanah air dan mengisi kemerdekaan dengan karya-karya terbaik.