Ponorogo, 05 Desember 2025 – Dalam rangka meningkatkan wawasan remaja tentang kesehatan reproduksi, kesiapan menjadi generasi sadar gizi, serta pemahaman dini tentang pentingnya Air Susu Ibu (ASI), Yayasan Ponorogo Peduli ASI bekerja sama dengan Ayah ASI Ponorogo menggelar kegiatan “Ponorogo Peduli ASI Goes to School”. Kegiatan bertajuk “Nemu InspirASI” ini berlangsung di Aula MAN 1 Ponorogo, Jumat (5/12/2025), diikuti secara antusias oleh ratusan siswa dari kelas X hingga XII.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini bertujuan untuk membekali remaja dengan pengetahuan komprehensif tentang kesehatan reproduksi yang bertanggung jawab, pola hidup dan gizi seimbang, serta menanamkan kesadaran akan pentingnya pemberian ASI sejak dini. Hal ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik untuk membangun keluarga berkualitas di masa depan.
Metode pelaksanaan dirancang interaktif dan inspiratif, menggabungkan penyampaian materi mendalam, sesi edukasi dua arah, serta sharing pengalaman langsung dari para pakar. Sebagai pemateri hadir dr. Dian Meilani Saputra, M.Kes, seorang Konselor ASI, dan dr. Riza Mazidu, seorang dokter spesialis urologi. Kombinasi keahlian ini memberikan perspektif holistik, dari persiapan menjadi orang tua, pentingnya dukungan ayah dalam menyusui, hingga kesehatan reproduksi remaja laki-laki.
Kepala MAN 1 Ponorogo, Dr. Nuurun Nahdiyah K. Y., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan harapan besar atas diselenggarakannya kegiatan ini. “Kami sangat mendukung inisiatif edukatif seperti ini. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan remaja masa kini untuk membentuk karakter yang bertanggung jawab. Harapan kami, ilmu yang didapat hari ini bisa menjadi bekal berharga bagi siswa kami, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk berkontribusi menciptakan lingkungan keluarga dan masyarakat yang lebih sehat di kemudian hari,” ujarnya.
Respon positif datang dari para peserta. Raihanun, salah satu siswi kelas XII, mengungkapkan, “Acaranya sangat menarik dan eye-opening. Banyak hal baru yang kami tahu, terutama tentang pentingnya peran ayah dalam mendukung ibu menyusui. Jadi pemahaman kami nggak cuma untuk perempuan saja.” Dukungan juga datang dari pihak madrasah, yang menilai kegiatan ini selaras dengan visi pendidikan holistic yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan life skills dan karakter.
Kegiatan Kelas Inspirasi “Nemu InspirASI” ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkesinambungan dalam membangun kesadaran kolektif tentang kesehatan reproduksi dan gizi di kalangan remaja. Melalui edukasi dini yang tepat, diharapkan akan lahir generasi penerus yang cerdas, sehat, dan siap menjadi agen perubahan yang mendukung program-program kesehatan keluarga, termasuk keberhasilan pemberian ASI eksklusif di masyarakat Ponorogo pada masa mendatang.